Karnaval Wadah Untuk Mempresentasikan Persatuan Masyarakat Majemuk di Kabupaten Sintang

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Kabupaten Sintang merupakan salah satu kabupaten yang didiami oleh masyarakat yang majemuk. Ada banyak suku yang tinggal dengan aneka bahasa dan budayanya. Sintang merupakan Indonesia mini. Hal tersebut digambarkan dengan para pelajar dan masyarakat yang menjadi peserta karnaval, Selasa, (16/08/2016).

Selain sebagai wujud rasa syukur kita telah menikmati keemerdekaan, karnaval ini juga memiliki fungsi edukasi bagi kita semua, yaitu meneguhkan kesadaran bahwa kita sebagai suatu bangsa memiliki keanekaragaman baik suku, ras, antara golongan dan agama. melalui karnaval ini, keanekaragaman tersebut dihadirkan, ditampilkan sekaligus dirayakan. caranya dengan memakai kostum, atribut, simbol dan lambang yang menarik dan menghibur, sehingga dapat membentuk karakter peserta yang merasa memiliki dan siap untuk hidup dalam keragaman yang ada Demikian disampaikan Bupati Sintang pada pelepasan karnaval di depan pendopo bupati Sintang pada Selasa, 16 Agustus 2016.

“kita harus pastikan bahwa perbedaan yang ada adalah suatu kekuatan bagi kita sebagai suatu bangsa,”Ungkap Jarot.

Maka dari itu lanjut dia, sikap saling menerima, saling menghormati dan saling bekerjasama harus harus terus kita kembangkan dalam mengisi kemerdekaan yang sudah diwarisakn oleh para pahlawan kita.

“karnaval ini sarat makna karena kalangan pelajar yang berpakaian aneka pakaian daerah sudah dididik untuk mencintai budaya daerah dan menyadari bahwa bangsa kita dan Kabupaten Sintang adalah wilayah yang didiami oleh berbagai suku bangsa.  Untuk itu, karnaval yang dilaksanakan setiap peringatan HUT RI ini penting dilaksanakan untuk mengingatkan kita bahwa kita ini majemuk” terang Bupati Sintang.

Melalui karnaval ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengekspresikan budaya-budaya lokal yang ada, sesuai dengan masing-masing adat istiadat, namun harus dalam satu koridor agar tetap terjaga menjaga satu keutuhan persatuan, “karena satu kesatuanlah merupakan pedoman untuk membangun masyarakat sintang yang terbaik” tambah Bupati Sintang.

Melalui semangat kemerdekaan RI ke-71 dengan tema Kerja Nyata, kita semua bersama-sama membangun Kabupaten Sintang dengan cara Kerja Nyata yang dimana Tema kerja nyata dijadikan sub tema Kabupaten Sintang yang berbunyi “dengan kerja nyata dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang cerdas, sehat, maju, religus dan sejahtera”

“dengan demikian dapat dikatakan bahwa adanya kegiatan lomba karnaval ini dapat membangun, mempererat memperkokoh persatuan dan kesatuan kita, yang dimana Indonesia khususnya di Kabupaten Sintang banyak sekali beragam suku, budaya, adat istiadat yang harus kita pertahankan,”pungkasnya.

Peserta karnaval diikuti oleh 46 regu yang terdiri dari pelajar tingkat SMA, SMK, MA sederajat, SMP MTsn sederajat, para budayawan yang ada di Kabupaten Sintang. (mo)

Timot Timot

Related posts

Top