Jalan Poros di Daerah Simba Rusak Lagi

DPRD  Sintang Minta Pemkab Segera Perbaiki Jalan Simba

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-Anggota Komisi B DPRD Sintang dipimpin Ketua, Harjono Bejang meninjau langsung kondisi Jalan Simba yang mengalami  rusak parah, Selasa (22/03/2016). Turut serta dalam peninjauan Wakil Ketua DPRD Sintang Petrus Sandan bersama Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang dan intansi lainnya.

Komisi B DPRD Sintang (5)

 

Pantauan media ini, Kondisi jalan yang ditinjau langsung  tersebut tergenang air dan berlumpur, sehingga apabila dilalui oleh mobil, sangat berisiko amblas.

Komisi B DPRD Sintang (7)

Ketua Komisi B DPRD Sintang, Harjono Bejang saat meninjau jalan tersebut mengaku sangat prihatin.  Terlebih jalan tersebut merupakan satu satunya Jalan Poros yang menghubungkan empat kecamatan ke pusat Kabupaten Sintang.

“kondisi seperti ini menghambat mobilisasi warga, ini harus cepat ditangani,”katanya.

Komisi B DPRD Sintang (1)

Dia menerangkan kunjungan kerja Wakil rakyat Sintang Komisi B  ini untuk mengawasi proses pembangunan infrastruktur di sepanjang jalur tersebut.

“kita dapati terdapat beberapa titik jalan yang harus diperbaiki,”ungkapnya.

Menurutnya, jalan poros sepanjang 6 Km  itu sebenarnya sudah dilakukan perbaikan melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015.

“Namun, ini dikerjakan saat musim penghujan, tentu akibatnya seperti ini, rusak parah lagi,”katanya.

Komisi B DPRD Sintang (8)

Dijelaskannya, kondisi jalan tersebut, memang selalu terendam banjir di saat musim hujan. Sehingga untuk alternatif akses sementara, pihaknya akan meminta agar jalan penghubung empat kecamatan ke pusat Kabupaten Sintang, sementara ini  dialihkan sambil menunggu pemeliharaan jalan poros tersebut dituntaskan.

“Kita sudah bicarakan jalan alternatif ke beberapa camat terkait, serta beberapa kepala desa juga, agar mengalihkan jalan poros ini ke jalur jalan Desa sepanjang 1,3 kilo,”katanya.

Dalam waktu dekat ini, dia pun memastikan akan melakukan rapar kerja bersama Dinas PU untuk membahas persoalan jalan tersebut.

“Kita akan meminta Dinas PU untuk menghitung biaya untuk membuat jalan alternatif ini, karena memang kondisi jalan poros yang ada saat ini sulit dilalui kendaraan,”katanya.

Camat Binjai, Kusnidar menyambut baik solusi yang ditawarkan DPRD yakni dengan mengalihkan jalan poros tesebut. Menurutnya, jalan PNPM Desa sangat tepat untuk dijadikan jalan pengalihan penghubung empat kecamatan ke pusat kabupaten Sintang,

“sementara kita minta lewati jalur alternatif sambil menunggu perbaikan jalan poros tersebut diselesaikan,”ungkapnya.

Komisi B DPRD Sintang (6)

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen, dinas PU Sintang, Beni S, mengaku akan mempelajari kembali perencanaan perbaikan pembangunan jalan poros tersebut. Dijelaskannya, anggaran perbaikan jalan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebelumnya yakni senilai 1,8 M,

“itu untuk anggaran perbaikan jalan sepanjang 450 Meter, kami juga sudah menyurati kontraktor yang mengerjakan jalan ini, untuk kembali memperbaikinya, karena ini memang masih dalam tanggungjawab mereka, karena masih dalan stratus pemeliharaan,”pungkasnya.

Komisi B DPRD Sintang (4)

Wakil ketua DPRD Sintang Petrus Sandan disela-sela peninjauan juga prihatin dengan kondisi jalan rusak tersebut. Dia meyesalkan hasil pengerjaan jalan tidak seperti harapan masyarakat. Perihal tersebut, Sandan mengaku sudah banyak, laporan masyarakat terkait pekerjaan proyek yang dinilai tidak mengutamakan kualitas.

“Jadi kita bukan asal ngomong saja. Bayangkan saja jalan yang baru dibangun sudah hancur. Ini perlu kita sampaikan biar menjadi perhatian penuh SKPD terkait yang menjalankan proyek bersama PPK,” bebernya.

Menurut Sandan, pengawasan pekerjaan proyek harus dilakukan dengan seksama. “Pembangunan inikan dinikmati untuk masyarakat jadi harus dibangun dengan kualitas yang baik dan bukan asal jadi,”tukasnya.

Komisi B DPRD Sintang (2)

Sementara, satu diantara warga binjai, Suranto berharap, pemerintah Kabupaten Sintang segera mencarikan solusi atas kerusakan jalan poros di daerah Simba Jaya.Menurutnya, kondisi jalan yang seperti kubangan hewan tersebut sangat menyulitkan masrakat untuk beraktifitas. Apalagi saat ini musim hujan, jalan tersebut berlumpur dan banjir.

“Kita berharap lah pemerintah segera memperbaikinya, dengan melakukan penimbunan kembali, supaya kalau air pasang, serta hujan lebat, kondisi jalan ini tidak banjir,”pungkasnya. (mo)

 

__Terbit pada
22/03/2016

Penulis: Admin Media Kapuas Raya