Berdayakan Potensi Masyarakat, Keling Kumang Group Bangun Pabrik Aren

Pemkab Sintang Dukung Credit Union Sehat dan Kuat

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-Pemerintah Kabupaten Sintang mendukung agar lembaga keuangan seperti Credit Union yang melayani masyarakat Kabupaten Sintang untuk tumbuh sehat, kuat dan selalu dipercaya masyarakat. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Sintang Jarot Winarno saat pmembuka penganugerahan Invictus Award VII CU Keling Kumang Tahun 2016 di Gedung Serbaguna pada Sabtu, 19 Maret 2016.

“Saya tinggal di kampung sudah 30 tahun sehingga saya tahu masyarakat pedalaman memerlukan bantuan dan pemberdayaan, dan CU Keling Kumang sudah membantu memberdayakan masyarakat,” ungkap Jarot.

Kata Jarot, Ekonomi masyarakat sekarang sedang jatuh ditambah dengan infrastruktur yang buruk membuat terjadi ekonomi biaya tinggi.

“Mudah-mudahan kredit macet masyarakat di lembaga keuangan tidak terlalu membahayakan. Pemkab Sintang ingin bermitra dengan lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat” katanya.

Jarot menerangkan, di Kabupaten Sintang saat ini, sedikitnya 100.000 hektar kebun sawit sudah panen. Namun sangat disayangkan potensi ini belum dapat diolah di daerah lokal.  Pemerintah mendorong untuk menghadirkan industri hilir, seperti pabrik minyak goreng kemasan.

“Kita akan ketinggalan kalau hanya mengandalkan karet dan sawit. Masih terbuka peluang investasi di Sintang, seperti pabrik sarung tangan, pabrik minya goreng, pabrik ban, dan pabrik sepatu. Silakan dikaji siapa tau Keling Kumang Group bisa berinvestasi. Kami juga akan dukung dan mempermudah ijin jika Keling Kumang Group ingin membangun hotel di Sintang” tambah Jarot Winarno

Managing Director  Keling Kumang  Group (KKG) Yohanes RJ mengatakan pihaknya pada tahun 2016 ini akan menghadirkan satu pabrik mini.   Dikatakan Yohanes dalam empat tahun kedepan KKG menargetkan mampu membangun minimal empat Pabrik .

“Tahun 2016 ini kita bangun satu pabrik aren, dan kita harapkan mampu berproduksi minimal 10000 liter/ pabrik. Kemudian kita melihat potensi berapa liter yang dihasilkan, apabila kapasitas tidak mencukupi kita akan membangun pabrik lagi. Pabrik ini untuk membantu masyarakat, anggota sebagai alternatif ditengah menurunnya haga karet dan sawit, “terangnya.

Dikatakannya juga Cu Keling Kumang tidak hanya akan membantu anggota mengenai simpan pinjam tetapi juga bagaimana anggota dapat berproduksi dan taraf  hidup dapat meningkat.

“artinya kita juga memberdayakan masyarakat anggota supaya dapat meningkatkan taraf hidup, dengan mendorong mereka menjadi produsen, menghasilkan sesuatu yang disesuaikan dengan potensi yang mereka miliki,”terangnya.

Dikatakan Yohanes mayoriras masyarakat anggota mempunyai kemampuan untuk menanam padi, untuk itu dengan potensi keuangan yang ada  pihaknya mendorong masyarakat membuka dan memberdayakan lahan sawahnya itu.

“sehingga potensi ini bisa menjadi alternatif peningkatan taraf hidup mereka. Padi yang dihasilkan bisa dijual dan memperoleh laba, dan berkaitan dengan ketahanan pangan hal ini sudah mulai kita lakukan,”pungkasnya. (mo)

__Terbit pada
21/03/2016

Penulis: Admin Media Kapuas Raya