Anggota DPRD Melawi Minta Kebijakan Ekonomi Harus Pro Rakyat

MELAWI  [www.mediakapuasraya.com ]- Anggota DPRD Melawi Nur Ilham  mengungkapkan, sebagaian besar masyarakat Melawi mengandalkan sektor pertanian dan perdagangan skala kecil untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Untuk itu wakil rakyat ini meminta Pemerintah Kabupaten Melawi memperioritaskan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dalam mengambil kebijakan ekonomi.

“Sebab berkaitan dengan banyak orang,” ujar Nur Ilham  belum lama ini.

Nur Ilham juga menyampaikan bahwa Indonesia beberapa tahun silam sempat mengalami  krisis ekonomi yang diawali dengan krisis moneter. Nur menjelaskan pada waktu itu usaha kecil dan menegah  bisa bertahan. Sementara perusahan-perusahana besar serta bank-bank banyakyang gulung tikar.

“kita harus belajar dari pengalaman ini,” ungkapnya

Tak hanya itu lanjut Nur, Ketika krisis ekonomi yang juga melanda Negara-negara di Asia, terbukti sector ekonomi tetap menggelian.  Hal ini ditandai dengan meningkatnya harga beberapa komoditas pertanian. Misalnya kelapa, cengkeh, karet dan komunitas ekspor lainnya.

“Kondisi ril ekonomi pada saat krisis bisa menjadi pelajaran untuk menata ekonomi daerah ini. Saat ini ekonomi kerakyatan yang berskala kecil, pertanian serta perkebunan rakyat harus di bangun,” jelasnya.

Dikatakannya, Penataan ekonomi kerakyatan ini merupakan pondasi perekonomian daerah,  untuk itu ekonomi kerakyatan harus kuat dan tangguh. Dia mencontohkan perekonomian di negara tetangga seperti Thailand, Vietnam  memiliki basis perekonomian yang tidak jauh dengan Melawi.

Setelah sector ini kuat, daerah ini bisa melirik sector-sektor lain,” ungkapnya.

Kendati Demikian Menurut Nur menata ekonomi kerakyatan tidak semudah membalikan telapak tangan dan perlu sinergi semua pihak baik pemerintah dan masyarakat.

“menata ekonomi kerakyatan yang kuat membutuhkan perjuang yang keras dan sinergi semua pihak,” ungkapnya

Selain itu intansi terkait juga di minta supaya mengerahkan staf yang ada untuk mengkoordinir ekonomi kerakyatan sesuai dengan  jenis ekonomi kerakyatan yang dibangun.

“Pagawai yang ada harus dijadikan fasilitator untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” tandasnya. (Ad/mo)

__Terbit pada
14/03/2016
__Kategori
Melawi

Penulis: Admin Media Kapuas Raya