DPRD Sintang Komisi C, Sidak Ke SMKN 1

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Sebanyak 12 anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sintang melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN)  1 Sintang. Sidak tersebut di pimpin langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Sintang, Tuah Mangasih.

DPRD Sintang Komisi C Saat Sidak ke SMKN 1 Sintang
DPRD Sintang Komisi C Saat Sidak ke SMKN 1 Sintang

Di SMKN 1, rombongan ini di sambut  oleh Kepala Sekolah, Maria Victoria beserta dewan guru lainnya, dan langsung meninjau sejumlah bangunan SMK.

Dari sekian banyak ruangan yang menampung siswa-siswi hampir dua ribuan ini, ada dua ruangan kelas yang kondisinya sudah mulai retak. Menurut salah satu guru yang memandu rombongan anggota Komisi C meninjau sejumlah bangunan tersebut bahwa bangunan itu di kerjakan pada tahun 2008 dengan cara swakelola.

“bangunan ini di kerjakan pada tahun 2008 lalu dengan cara swakelola, dan sumber dananya bantuan dari pusat”, jelas guru tersebut.

Lanjutnya, kedua bangunan yang sudah retak dan mulai turun ini tidak di pakai lagi untuk proses belajar mengajar, bangunan ini kita jadikan untuk gudang, karena kita juga belum memiliki gudang, terangnya.

Anggota DPRD Sintang Komisi C saat menunjukan Bangunan Sekolah yang retak
Anggota DPRD Sintang Komisi C saat menunjukan Bangunan Sekolah yang retak

Usai meninjau sejumlah bangunan, rombungan dari Komisi C ini langsung berdialog dengan Kepala Sekolah dan dewan guru khususnya guru agama masing-masing di ruangan.

Sementara itu Kepala SMKN 1, Maria Victoria mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan yang terhormat ini telah datang dan melihat langsung keadaan sekolah kami di sini.

Dengan adanya bapak/ibu anggota DPRD Sintang hadir disini, kami dapat menyampaikan sekaligus memberikan masukan tentang sekolah kami disini yang kurang lahan.

“kami disini masih kekurangan lahan untuk membangun ruangan untuk teori, karena ruangan untuk teori ini kita sangat kurang sehingga jikapun ada bantuan untuk membangun untuk ruangan teori maka tidak ada tempat lagi, kecualai ruangan di buat bertingkat”, Jelas Maria.

Lanjut Maria, selain ruangan untuk teori, kami disini juga kekurangan lahan tempat parkir, karena rata-rata anak-anak yang menimba ilmu di sini mengunakan kendaraan roda dua sehingga parkir yang ada tidak cukup.

Oleh sebab itu melalui bapak/ibu anggota dewan ini,  kalau memang kami di ijinkan menggunakan jalur hijau yang ada didepan sekolah untuk di jadikan parkir, kami akan melakukan pengerasan sehingga lahan tersebut dapat menampng untuk parkir, harap Maria.

Sementara Ketua Komisi C DPRD Sintang, Tuah Mangasih mengatakan terkait dengan kurangnya lahan parkir di SMKN 1, anggota Komisi C  akan membantu proses pengajuan penggunaan jalur hijau untuk parkir, asalkan ada pengajuan dari SMKN 1 itu sendiri.

“Kita sangat merespon apa yang di sampaikan oleh kepala sekolah tadi tentang kekurangan lahan parkir, karean selama ini anak-anak menggunakan lapangan olah raga untuk parkir, Oleh karena itu kita minta SMKN 1 buat pengajuan karena ini menyangkit beberapa instansi seperti Dinas PU, Dinas Perhubungan dan Dinas Tata Kota”, jelas Tuah.

Selain lahan untuk parkir, karena rata-rata bangunan sudah mentok sampai batas,  maka untuk menambah ruangan lagi tidak mungkin, dan jalan satu-satunya adalah mengusulkan kembali kepada pemerintah untuk pengadaan pembelian tanah, minimal satu hektar lagi.

“Jalan satu-satunya untuk membah ruangan ya, mengusulkan kembali kepada pemerintah untuk pengadaan tanah minimal satu hektar, dan kita di DPRD Siap memfasilitasi dan memperjuangkan apa yang sekolah tersebut perlukan, karena ini menyangkut SDM kabupaten Sintang pada umumnya”, terang Tuah. (mo)

__Terbit pada
02/03/2016
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya