Pembangunan di Perbatasan hanya untuk Rampok Anggaran

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]-Anggota DPRD Sintang Heri Jamri menilai pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten salah mencanangkan program pembangunan wilayah perbatasan. Menurutnya program tersebut tidak ada singkronisasi, lantaran tidak mempunyai konsep pembangunan yang sejalan.

“pemerintah salah program, karena antara pusat, provinsi dan kabupaten masing-masing berjalan sendiri-sendiri, Akhirnya semuanya pun tidak maksimal, malah pemborosan anggaran dan tidak ada manfaat yang dirasakan masyarakat setempat,”kata Heri Jamri, Selasa (2/2).

Selain itu, dia menilai pemetaan titik pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak tepat, dia mengatakan ada pembangunan rabat beton yang dilakukan pemerintah provinsi untuk satu desa di wilayah perbatasan dianggarkan 12 miliar, kemudian di Nanga Bayan 8 miliar dan Sebetung Paluh 7 miliar.

“Bayangkan saja, untuk apa buat rabat beton dananya 12 miliar, coba buat jalan penghubung antar kecamatan itu sudah tuntas. Saya melihat program ini hanya untuk merampok di perbatasan, judulnya membangun perbatasan, namun faktanya tidak ada,”katanya.

Seharusnya lanjut dia, pemerintah membangun jalan yang menghubungkan Sintang dengan daerah perbatasan yang masih menjadi bagian kabupaten Sintang,“bukan buat jalan di sana yang orang tidak tahu untuk apa, bahkan menimpa jalan perusahaan,” pungkasnya. (mo)

__Terbit pada
03/02/2016
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya