Waspada Buku Berbau Radikal Beredar di Sekolah

SINTANG [www.mediakapuasraya.com]- Menyusul adanya endusan peredaran buku sekolah di beberapa daerah di Indonesa  yang berbau radikalisme, seperti yang di beritakan oleh media Nasional belum lama ini, membuat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, yang juga Penjabat Bupati Sintang, Alexius Akim menyerukan kewaspadaan kepada seluruh kepala dinas pendidikan di 14 kabupaten/kota.

Akim pun meminta, semua kepala dinas  pendidikan Kabupaten/kota  melakukan peninjauan kembali atas buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang beredar di sekolah-sekolah.

“Jika ditemukan ada buku-buku sekolah yang berbau sara, cepat ditangkal dan atasi dengan menarik buku itu, agar tidak beredar dan dipelajari siswa-siswi di kalbar,” kata Akim belum lama ini.

Dikatakannya juga, tidak hanya buku LKS yang mesti ditinjau, namun  pemanfaatan penggunaan buku teks juga wajib diperiksa, untuk memastikan apa – apa saja yang dipelajari anak didik itu dalam belajar.

Secara tegas Akim mengatakan, generasi muda tidak boleh dirusak oleh paham-paham radikal yang menyesatkan,”Sudah cukup yang terjadi saat ini. Jangan kita buat lagi hal-hal yang tidak benar,” katanya.

Akim berharap, pengawasan terhadap buku sekolah juga di lakukan oleh semua pihak, termasuk  para wali murid.

“Kalau disekolah, tentu kebajiban guru mengawasi anak-anak didiknya. Tetapi kalau dirumah, kita tidak tahu apa -apa saja yang dipelajari para anak didik. Maka, peran orang tua sangat  penting dalam hal ini,”katanya. (mo)

__Terbit pada
27/01/2016
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya