Dijadikan Taksi, Mobil Dinas Sekretariat DPRD Kapuas Hulu Ditilang

SINTANG-KALBAR, (MKR) : Kijang Inova milik Sekretariat DPRD Kapuas Hulu dengan nomor Polisi KB 1608 F diduga dijadikan taksi gelap. Informasi ini terungkap setelah  terjaring dalam razia rutin Polres Sintang, Minggu malam (27/09)

Taxi gelap ini dilaporkan  Ugal-ugalan di jalan, hingga nyaris membahayakan Rombongan Gubernur yang sedang  dalam perjalanan  dari Putusibau Menuju Sintang.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Satlantas Polres Sintang,  mobil berjenis Inova tersebut TNKB-nya tertera, merupakan kendaraan dinas berpelat merah milik Sekretariat DPRD Putusibau.

Plat mobil Dinas tersebut kini sudah disulap menjadi plat hitam. Bahkan Kendaraan yang diduga dijadikan taksi, juga tak mengantongi Izin trayek.

Kasat Lantas Polres Sintang AKP Ryan D Hutagalung membenarkan kejadian ini, setelah di cek mobil tersebut seharusnya berplat merah namun di lapangan ditemukan Mobil tersebut berplat Hitam.

“Plat kendaraan ini bukan standar polisi, tapi bikinan sendiri , mobil kami tilang dan di amankan di polres untuk mengecek nomor rangka apakah sesuai atau tidak,“ Katanya kepada RRI, Senin (28/9/2015)
Kasat reskrim polres Sintang AKP Syamsul Bahri mengatakan  pihaknya sedang menggelar giat 21 di tugu beji , pihaknya melihat mobil Inova ngebut dan langsung membehentikan mobil tersebut setelah diperiksa mobil ini menyalahi aturan.

“ Kita melihat STNK nya tidak sesuai dengan fisik kendaraan , kita langsung bawa kepolres,” Katanya.
Sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan dari Patwal Gubernur  ada mobil taksi ugal-ugalan , pihaknya kemudian bergerak dan melakukan operasi razia di tugu Beji,

“sekitar pukul 22.00 Wib, kita menemukan kendaraan itu, kemudian langsung kita amankan, penumpangnya ada 5 Orang,” katanya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap surat menyurat kedaraan mobil jenis Inova tersebut.

“Jika terbukti melanggar administrasi kelengkapan surat menyurat, seperti adanya perubahan pelat merah menjadi pelat hitan, tentu sangsinya akan kita tilang,” katanya.

ditegasnya, berdasarkan surat di TNKB, kendaraan tersebut merupakan Mobil berpelat merah, milik sekretariat DPRD Putusibau. Mobil jenis Inova j yang diduga dijadikan taksi gelap,  juga tak ada izin trayeknya.

Sementara itu, MAH yang diduga merupakan Sopir taksi gelap tersebut mengaku tidak tahu mobil yang dikendarainya itu merupakan mobil Dinas Skretariat DPRD.

Dia juga mengaku dirinya tidak mengetahui, bahwa rombongan yang di salibnya  adalah  rombongan Gubernur,”saya sama sekali tak tau pak, kalau yang saya salib itu. Rombongan Gubernur,” katanya saat di introgasi Polantas di Polres Sintang Minggu Malam.

Menurutnya, Awalnya hanya menyalip satu mobil pelat hitam, namun, karena mau menyelamatkan diri, jadi terpaksa menyalib semua rombongan. (mo)

__Terbit pada
28/09/2015
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya