Tekan Golput, PPK Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula

SINTANG-KALBAR, (MKR):  Sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang tahun 2015, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sintang melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Menggelar sosialisasi pemilih pemula di kalangan pelajar.

 

Seperti terlihat pada Sabtu (26/9) ratusan pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sungai Tebelian terlihat serius mengikuti kegiatan sosialisasi pemilih pemula. Kegiatan yang diselenggara oleh PPK Kecamatan Sungai Tebelian ini dihadiri langsung Kepala Sekolah SMA N I Sungai Tebelian.

 

Ketua PPK Sungai Tebelian, Sunaryo mengatakan, pelaksanaan sosialisasi pemilih pemula yang dilaksanakan PPK Kecamatan Sungai Tebelian  sebagai upaya untuk memberikan pendidikan politik serta mengajak pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Bupati dan wakil Bupati pada 9 september mendatang.

 

“Jumlah pemilih pemula di Kecamatan Sungai tebelian cukup signifikan. Jangan sampai pemilih pemula masuk dalam golongan Putih (Golput),” kata Sunaryo belum lama ini.

 

Menurutnya, pemilih pemula masih minim pengetahuanya terhadap pemilu. Untuk itu dibutuhkan penggerak untuk menarik simpati para pemilih untuk menggunakan hak suaranya pada Pilkada 9 September mendatang. “Harapan kami pemilih pemula menjadi pemilih yang cerdas,” imbuhnya.

 

Dalam paparanya Naryo juga menjelaskan tentang pentingnya menggunakan hak suara pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang. Satu suara menurutnya menentukan Kabupaten Sintang lima tahun kedepan.

“Memilih itu adalah hak setiap warga Negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun keatas atau sudah menikah. Maka gunakanlah hak pilihnya dengan baik karena satu suara menentukan Sintang lima tahun kedepan,” ujarnya.

 

Selain materi tentang pentingnya pemilu dan tata cara pemberian suara, Naryo juga menjelaskan Sarat- sarat menjadi pemilih.  Berdasarkan Undang-undang, Pemilih adalah Warga Negara Indonesia yang telah genap 17 tahun atau lebih atau sudah pernah menikah.

 

“Yang dimaksud dengan Warga Negara Indonesia dalam undang-undang tersebut adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan Undang-undang sebagai warga negara ,” kata dia,

Untuk dapat menggunakan hak memilih, Warga Negara Indonesia harus terdaftar sebagai Pemilih dan masuk pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Bahkan jika belum terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) masih bisa menggunakan hak pilihnya dengan sarat dapat menunjukan identitas seperti Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk.

Kendati demikian, Naryo juga meminta pemilih pemula untuk aktif. Jika belum terdaftar di DPT dapat menemui pihak terkait seperti Panitia Pemungutan Suara (PPS) dimasing-masing desa.

 

Sosialisasi yang dilaksanakan PPK Sungai Tebelian juga mendapat tanggapa baik dari siswa-siswa SMA Negeri I Sungai Tebelian. Sejumlah pertanyaan diajukan oleh siswa-siswi yang mengikuti sosialisasi.

Salah seorang diantaranya adalah Danu Siswa Kelas 12 SMA N I Sungai Tebelian. Ia sangat mengapresiasi Sosialisasi yang diselenggarakan Panitia Pemilihan Kecamatan di sekolahnya.

 

Meski baru menjadi pemilih pemula Danu kerap melihat fenomena pemilih di desa dimana ia tinggal. Di Desa yang ia tinggal ada sejumlah masyarakat yang acuh tak acuh terhadap pemilihan. Meski demikian ia mencoba untuk memberi pengertian terhadap oknum masyarakat dimaksud.

 

Acara sosialisasi yang diselenggarakan PPK sungai tebelian diakhiri dengan pembagian doorprize kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan dari panitia. (mo)

__Terbit pada
27/09/2015
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya