Antisipasi Penyakit, Pemkab Sintang Bagikan 11.000 Masker

SINTANG-KALBAR, (MKR): Pemerintah Kabupaten Sintang membagikan 11.000 masker untuk anak peserta didik tingkat  Paud, TK dan  sekolah dasar (SD) se-Kabupaten  Sintang. Pembagian masker ini guna mencegah timbulnya penyakit akibat pencemaran kabut asap.

Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim mengatakan kondisi udara dikabupaten sintang saat sudah melewati batas normal.

“Berdasarkan hasil laboraturium,kondisi udara di Sintang saat ini  sudah diatas ambang, sudah kategori berbahaya, senyawa- senyawa yang terkadung dalam kabut asap sudah 18 kali lipat dari batas normal,” terangnya kepada wartawan, Kamis (10/9)

Terkait dengan perkembangan  kabut asap Akim mengatakan pihaknya juga  selalu gencar mengupdate informasi terbaru, hal ini guna mencari solusi serta menyiapkan tindakan sebagai langkah antisipasi.

“Kita selalu update informasi terkini, Supaya kita tahu tindakan apa yang akan kita lakukan, guna  mengantisipasi bahaya kabut asap. salah satunya  sepeti Hari ini, kita mulai membagikan masker kepada anak-anak mulai dari tingkat Paud, TK dan SD.”

Akim menargetkan pembagian masker tersebut dapat secepatnya direalisasikan ke semua peserta didik tingkat Paud, TK dan Sekolah Dasar se kabupaten Sintang.

“Hari ini mulai kita bagikan masker dan mulai kita distribusikan ke daerah-daerah. Semua anak SD, TK dan Paud yang berjumlah lebih dari 10.000 akan dapat semua,” Katanya.

Akim meminta kepada orang tua untuk menjaga anak-anaknya agar tetap beraktivitas didalam rumah usai pulang sekolah. Dia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk banyak mengkonsumsi air putih dan sayur mayur, serta mengunakan masker bila beraktivitas diluar ruangan.

“Kalau anak-anak sudah pulang kerumah, jangan biarkan mereka main di luar. Ini upaya pencegahan selain menggunakan masker, biarkan anak-anak bermain didalam rumah, kita semua harus mengunakan masker diluar rumah, selain itu perbanyak konsumsi air putih tanpa es, dan banyak mengkonsumsi sayuran,” pintanya.

Akim juga mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya tidak membakar sampah pada musim kemarau dan tidak membakar lahan.

“sampah yang ada dikubur saja, jangan dibakar. Jangan bakar lahan,” pintanya. (mot)

__Terbit pada
10/09/2015
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya