Tiga Tahun Usulan Listrik Tak Ditanggapi

SINTANG-KALBAR, (MKR): Sudah tiga tahun Desa Tertung Mau Kecamatan Kayan Hilir mengusulkan listrik ke PLN. Namun usulan tersebut belum mendapat tanggapan. Sampai saat ini kondisi desa masih gelap gulita ketika malam hari.
“Padahal, semua langkah sudah ditempuh,” kata Kepala Desa Tertung Mau, Kadhe, belum lama ini
Kadhe melanjutkan, masyarakat hanya mengandalkan penerangan seadanya, seperti pelita dan generator set (Genset). Hal itu dirasakan cukup memberatkan karena harus mengeluarkan biaya setiap malam. Dan lagi, penerangan dari alat penerangan itu terbatas.
“Dengan menggunakan Genset, sangat menjadi beban ekonomi bagi masyarakat, apalagi saat ini harga karet anjlok,” ucapnya.
Kadhe mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk mendapatkan listrik dari PLN. Hanya memang, usulan yang diajukan belum direspon. “Kami berharap dari berita ini PLN ada perhatian. Kalau memang lupa, melalui berita ini kami mengingatkan,” kata Kadhe.
Iapun menyayangkan, ketiadaan listrik kerap kali dimanfaatkan untuk kepentingan politik oleh oknum-oknum tertentu. Setiap Pilkada dan Pemilu Legistatif, listrik selalu dijanjikan. Namun semuanya hanya umbar janji. Setelah terpilih tak ada realisasinya.
“Janjinya saat kampanye akan mengutamakan kepetingan masyarakat, baik di bidang infratruktur jalan, jembatan maupun PLN. Tapi sampai sekarang belum terbukti,” kesal Kadhe.
Menurutnya Desa Tertung Mau sangat terisolir. Padahal desa tersebut dapat menghubungkan beberapa desa lainnya seperti Desa Karya Baru, Desa Sungai Emang, Desa Landau Beringin dan Desa Riam Panjang. “Listrik sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi Desa Tertung Mau,” tegas Kadhe. (Mo)

__Terbit pada
07/03/2015
__Kategori
Sintang

Penulis: Admin Media Kapuas Raya