Milton Crosby: Sambut MEA, Pemuda Harus Siapkan Diri

Sintang-MKR,- Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si bertindak sebagai inspektur upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 68 Tahun 2014 di Lapangan Kodim 1205 Sintang pada 28 Oktober 2014. Hadir dalam upacara tersebut para pelajar, mahasiswa, PNS, anggota Polri dan TNI, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, pejabat Koren 121 ABW, perwira Kodim 1205 Sintang, Perwira Polres dan Sintang.
Bupati Sintang mengharapkan pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Sintang untuk tidak lengah dan santai, tetapi terus menerus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global yang sudah di depan mata. “apalagi dengan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Tahun 2015, persaingan di berbagai sektor kehidupan akan semakin ketat, seperti di dunia kerja. Maka kaum muda harus memanfaatkan semangat Hari Sumpah Pemuda untuk meningkatkan kemampuan diri guna menghadapi persaingan tersebut” harap Bupati Sintang.
Sementara saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Bupati Sintang menyampaikan bahwa setiap kali kita memperingati Hari Sumpah Pemuda, maka yang terbayangkan adalah heroisme tanpa kenal lelah dari para pemuda kita untuk mendeklarasikan gagasan perjuangan dan me-wujudkan ide cemerlangnya tentang Negara Indonesia, tentang tekad bulatnya untuk me-wujudkan satu bangsa, satu tanah air dan men-junjung bahasa persatuan yakni bahasa Indonesia.
Dalam sejarah perjuangan bangsa, Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum historis yang teramat penting dan menjadi bagian tak terpisahkan dari mata rantai perjuangan bangsa kita. Bagi para pemuda Indonesia, Sumpah
Pemuda merupakan manifestasi dari kepeloporan dan kepeduliannya untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan sejajar dengan bangsa bangsa lain di dunia.
Sedangkan bagi kita semua, dengan segala kemajemukan yang kita miliki, Sumpah Pemuda merupakan momentum sejarah yang berhasil me-nyatukan tekad dan semangat seluruh komponen bangsa untuk melakukan perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme, yang pada akhir-nya berhasil mewujudkan suatu Negara Indonesia yang berdaulat adil dan makmur.
Sumpah Pemuda telah membulatkan tekad dan semangat seluruh anak bangsa untuk ber-juang dan tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pelbagai upaya rong-rongan terhadap disintegrasi bangsa dengan tekad NKRI adalah Harga Mati.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86 tahun ini mengangkat tema ”Bangun Soliditas Pemuda Maju dan Berkelanjutan”. Tema tersebut mengandung pesan bahwa kita berupa-ya agar para pemuda dapat memainkan perannya secara optimal sebagai perekat persatuan bangsa dalam pembangunan nasional.
Soliditas pemuda sangat penting artinya untuk mencapai kemajuan pemuda sebagai sya-rat utama kemajuan suatu bangsa. Jika pemuda solid maka bangsa kita akan semakin maju, kuat dan bersatu, sehingga pembangunan dapat kita laksanakan secara lancar dan berkelanjutan.
Seiring dengan itu pada tahun 2015 kita akan memasuki era Komunitas Asean. Untuk itu para pemuda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Kita adalah bangsa yang besar yang memiliki sumber daya alam berlimpah, memiliki sejarah leluhur bangsa yang hebat, kebudayaan yang unggul, masyarakat yang toleran, dan sumber daya manusia yang semakin lama semakin baik.
Mentalitas bangsa, khususnya para pemuda harus terus dibangun agar menjadi pemuda-pemuda yang unggul, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing sehingga dapat berkompetisi dalam persaingan global yang semakin hari se-makin kompetitif.
Revolusi Mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir. Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah pemuda yang berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu Revolusi Mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat ter-wujudnya pemuda yang maju.
Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat. Oleh sebab itulah pembangunan kepemu-daan secara berkelanjutan harus terus dilaksana-kan melalui proses penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.
Pemuda yang maju adalah pemuda yang memiliki kemampuan inovasi dan kreativitas yang tinggi, yang mampu mengatasi pelbagai persoal-an yang dihadapinya dan memiliki kompetensi sehingga mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global. Pemuda yang maju adalah pemuda yang mampu berfikir positif, yang senantiasa terus berorientasi pada kejayaan bangsanya demi keunggulan dan kegemilangan masa depan, tidak mudah menyerah, ber-tanggungjawab dan senantiasa melakukan yang terbaik untuk dirinya, masyarakatnya dan untuk bangsanya.
Semangat para pemuda 86 tahun lalu harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdi-an pemuda Indonesia untuk bangsa dan tanah air tercinta. Keberhasilan generasi terdahulu me-nyatukan hati dan pikiran bangsa Indonesia harus diteruskan oleh para pemuda dengan meyakin-kan harapan akan masa depan bangsa yang cemerlang (RILIS HUMAS)

__Terbit pada
28/10/2014
__Kategori
Sintang